Satukan Akademisi dan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Antropologi Se-Indonesia dalam Rakernas APPSANTI dan Carvenos 2026

Foto : Dokumentasi

SURAKARTA, SUARASOLO.id — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) menjadi pusat perhelatan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Se-Indonesia (Rakernas APPSANTI) 2026 yang dirangkaikan dengan Carnival of Sociology and Anthropology (Carvenos) 2026. Acara yang mempertemukan akademisi, mahasiswa, dan pengelola program studi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini berlangsung selama dua hari pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026.

Ketua Pelaksana Rakernas APPSANTI 2026, Dr. Okta Hadi Nurcahyono, S.Pd., M.Si., M.A. mengatakan rakernas ini terwujud sebagai komitmen memperkuat kualitas Pendidikan Sosiologi dan Antropologi di Indonesia. Mengangkat semangat kolaborasi dan inovasi, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum penyusunan arah pengembangan pendidikan Sosiologi dan Antropologi, tetapi juga menghadirkan ruang bagi mahasiswa untuk berkompetisi, berdiskusi, dan membangun jejaring nasional.

Dr. Okta Hadi Nurcahyono, S.Pd., M.Si., M.A. mengungkapkan Rakernas APPSANTI 2026 diikuti oleh 45 peserta yang mewakili 21 perguruan tinggi dari berbagai wilayah Indonesia. Selain mempererat kerja sama antarprogram studi, forum ini juga membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa.

“Kehadiran para pengelola program studi tersebut mencerminkan semakin kuatnya komitmen bersama dalam membangun kolaborasi nasional di bidang pendidikan Sosiologi dan Antropologi, “ katanya.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP UNS, Prof. Dr. paed. Nurma Yunita Indriyanti, M.Si., M.Sc., yang sebelumnya diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penampilan tari kreasi tradisional oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Antropologi FKIP UNS.

Sebelumnya juga terdapat beberapa sambutan yakni, Ketua Panitia Carvenos 2026, Gwenova, serta Ketua Pelaksana Rakernas APPSANTI 2026, Dr. Okta Hadi Nurcahyono, S.Pd., M.Si., M.A., menyampaikan laporan pelaksanaan rangkaian kegiatan. Dalam sambutannya, Ketua APPSANTI, Dr. rer. nat. Nurhadi, M.Hum., juga menegaskan bahwa sinergi antarprogram studi menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di bidang Sosiologi dan Antropologi.

Ruang Belajar Bersama Melalui Kuliah Tamu dan Talkshow

Salah satu agenda utama kegiatan adalah Kuliah Tamu yang menghadirkan dosen dari berbagai perguruan tinggi untuk memperkaya wawasan akademik mahasiswa. Kuliah pertama disampaikan oleh Dr. Dra. Rochgiyanti, M.Si., M.Pd. dari Universitas Lambung Mangkurat dengan tema Identitas, Hubungan Sosial, dan Representasi Budaya. Cucu Widaty, S.Pd., M.Pd. membahas perkembangan Metode Penelitian Pendidikan, sementara Yanti Sri Wahyuni, M.Pd. dari Universitas PGRI Sumatera Barat mengupas dinamika Masyarakat dan Agama dalam konteks kehidupan sosial Indonesia.

Selain kuliah tamu, peserta juga mengikuti Talkshow Carvenos 2026 yang menghadirkan M. Farid Sunarto, S.Pd., M.Si., Founder dan Ketua Solo Bersimfoni, bersama Dr. Eka Vidya Putra, S.Sos., M.Si. dari Universitas Negeri Padang. Diskusi menyoroti perubahan sosial yang berlangsung cepat, peluang karier lulusan Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, serta pentingnya kemampuan adaptasi lulusan menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis.

Kompetisi Nasional Jadi Wadah Aktualisasi Mahasiswa

Carvenos 2026 juga menjadi panggung bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan akademik dan kreativitasnya melalui Kompetisi Mahasiswa Tingkat Nasional.

Sebanyak 47 tim dan peserta individu dari berbagai perguruan tinggi mengikuti empat cabang lomba, yaitu Micro Teaching, Paper atau Karya Ilmiah, Poster Ilmiah, dan Video Kreatif. Kompetisi dilaksanakan dalam dua tahap, yakni seleksi awal secara daring dan babak final secara luring di FKIP UNS bersamaan dengan pelaksanaan Rakernas APPSANTI.

Melalui kompetisi ini, mahasiswa tidak hanya berkompetisi meraih prestasi, tetapi juga memperoleh pengalaman akademik, memperluas jejaring, dan saling bertukar gagasan dengan mahasiswa dari berbagai daerah.

Kurikulum Nasional Disempurnakan

Di tingkat kelembagaan, Rakernas APPSANTI menghasilkan sejumlah keputusan strategis melalui Rapat Kurikulum Nasional. Forum ini menyepakati penyempurnaan kompetensi lulusan Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi berbasis Outcome-Based Education (OBE). Lulusan diharapkan memiliki penguasaan teori sosiologi, antropologi, dan pedagogi, mampu merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi pembelajaran, memiliki kompetensi penelitian sosial dan pendidikan, serta mampu beradaptasi dengan perubahan sosial dan kebutuhan dunia kerja.

Kesepakatan tersebut menjadi pijakan bersama bagi seluruh anggota APPSANTI dalam mengembangkan kurikulum yang lebih adaptif, relevan, dan berorientasi pada capaian pembelajaran. Tidak hanya para dosen, mahasiswa juga memperoleh ruang untuk memperkuat kolaborasi melalui Temu Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Indonesia.

Forum yang diikuti oleh 10 himpunan mahasiswa dari perguruan tinggi anggota APPSANTI tersebut menghasilkan pembentukan organisasi baru bernama Jaringan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Antropologi Indonesia (JAMP-SANTI).

Dalam musyawarah tersebut, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Yogyakarta dipercaya menjadi ketua pertama JAMP-SANTI. Organisasi ini menetapkan dua agenda utama, yakni memperkuat jejaring dan kolaborasi mahasiswa antarperguruan tinggi serta memastikan penyelenggaraan kompetisi mahasiswa tingkat nasional secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan prestasi akademik mahasiswa.

VA PAULO /*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *