Kolaborasi Punk Lintas Generasi, The Flyover Luncurkan Single “Bodo Amat”

Foto : Dokumentasi

SOLO, SUARASOLO.id  – Sebuah pergerakan masif akan terjadi di jantung sejarah musik Indonesia. The Flyover, unit Punk Alternative remaja yang menjadi representasi Generasi Z dan Alpha siap meluncurkan single perdana “Bodo Amat”. Momentum ini dirayakan dengan semangat kolaborasi kekuatan punk lintas generasi yang akan digelar di Studio Lokananta, Kota Solo besok Sabtu, 6 Desember 2025 Jam 19.30 WIB.

Mengusung tema “Kolaborasi Punk Lintas Generasi”, The Flyover tidak tampil sendirian. Mereka menggandeng para pendahulu di skena musik Solo untuk berbagi panggung: veteran melodic punk Nothing Special (Gen X) dan unit proto-punk enerjik Malu2x (Gen Y/Millennials). Ini adalah bukti bahwa semangat bermusik dan kreativitas di Solo tidak pernah tua, hanya terus bertumbuh semakin liar.

“Bodo Amat”: Anthem Ketangguhan Gen Z dan Alpha

Single “Bodo Amat” adalah seruan lantang tentang resiliensi. Di tengah gempuran era digital dan tekanan sosial yang dialami remaja masa kini, lagu ini hadir sebagai anthem untuk berani menjadi diri sendiri dan fokus melangkah maju.

“Kami membawa energi yang mentah, jujur, dan berani. ‘Bodo Amat’ adalah cara kami bilang untuk fokus pada tujuan tanpa pusing dengan nyinyiran orang,” Jeepy vokalis The Flyover –

The Flyover bukan sekadar band remaja, mereka adalah anomali punk-rock yang paling segar dan paling relevan di kota Solo. Mereka mempresentasikan Generasi Apha & Z yang sedang “mengkal” (belum matang) namun penuh potensi di Indonesia. Dengan rata-rata usia 15 tahun, The Flyover membawa energi yang mentah, jujur dan berani, dipadukan pesan lirik yang positif dan konstruktif. The Flyover adalah investasi pada masa depan musik dan representasi autentik remaja di tengah gempuran pada generasinya. The Flyover digawangi oleh Jeepy (Vokal), Pannayo (Bas), Tian (Gitar), Fatehq (Gitar) dan Evan (Drum).

Sinergi Kekuatan di Lokananta

Lokananta sengaja dipilih sebagai simbol pertemuan sejarah dan masa depan. Sebagai titik nol musik Indonesia, Lokananta menjadi saksi bagaimana tiga generasi dapat saling menguatkan (empowering):

  • Nothing Special kembali dari masa vakum bukan hanya untuk bernostalgia, tapi untuk memberikan validasi dan dukungan penuh bahwa api punk rock di Solo masih menyala terang.

  • Malu2x hadir menjembatani era dengan lirik-lirik realitas sosial yang tajam, membuktikan konsistensi mereka sebagai penjaga skena yang solid.

  • The Flyover menyuntikkan energi baru dan perspektif segar yang membakar semangat para pendahulunya, menciptakan siklus kreativitas yang tak terputus.

Kolaborasi Artistik: Topeng Khusus untuk “Aargh Bodo Amat”

Kolaborasi acara ini semakin artistik, diperkuat dengan keterlibatan koreografer ternama Solo, Boby Ari Setiawan. Boby akan berkolaborasi dengan The Flyover dalam opening act yang diberi judul “Aargh… Bodo Amat”. Dalam kolaborasi ini, Boby menciptakan lima topeng khusus yang disesuaikan dengan karakter unik dan interpretasi setiap personil The Flyover terhadap sikap “Bodo Amat” yang positif. Topeng-topeng ini akan menjadi medium visual untuk memvisualisasikan bagaimana Generasi Z dan Alpha menghadapi kebisingan dunia.

Boby Ari Setiawan juga akan tampil dalam performing art di sesi pembuka, menggunakan topeng khusus yang ia sendiri ciptakan sambil terus mendengarkan lagu Bodo Amat tanpa henti, memberikan dimensi seni pertunjukan yang mendalam dan kontemplatif pada semangat punk yang liar. Kolaborasi ini menegaskan bahwa musik adalah bahasa universal yang menyatukan semangat menguatkan, dari mereka yang merintis di tahun 2000-an hingga mereka yang baru lahir di era digital.

VA PAULO /*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *