Foto : Dokumentasi
KARANGANYAR, SUARASOLO.id – Perusahaan cat, PT Indaco Warna Dunia kini telah berusia 20 tahun. Untuk memperingati lahirnya perusahaan cat yang berada di Desa Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar itu, Jumat (5/12) malam, dirayakan di De Tjolomadoe, Karanganyar.
Perayaan diawali dengan berbagai sambutan secara kidmat hingga potong tumpeng, yang kemudian dilanjutkan konser musik orkestra dengan menghadirkan bintang tamu Joy Tobing.
Perayaan dua dekade PT Indaco mengusung tema “Integrity”. Tema ini menjadi landasan perusahaan untuk meningkatkan komitmen dan keteguhan diri di tengah persaingan industri cat yang semakin ketat.
Founder sekaligus Presiden Direktur PT Indaco Warna Dunia, Iwan Adranacus, menjelaskan, perayaan ini merupakan momen ucapan syukur dan introspeksi mendalam bagi seluruh jajaran perusahaan. Menurutnya, integritas harus dijunjung tinggi dalam semua kegiatan dan operasional perusahaan.
“Perayaan 20 tahun Green Indaco Paints ini kami tandai dengan satu tema yang kami sebut Green Indaco Jaya, yang artinya merupakan ucapan syukur merayakan dua dekade usia kami dengan tema Integrity,” terang pendiri INDACO tersebut.

Joy Tobing tampil memukau dalam acara Anniversary ke-20 PT Indaco Warna Dunia di De Tjolomadoe, Jumat (5/12) malam
Sebagai langkah Inovasi, lanjut Iwan, Indaco fokus pada akselerasi untuk mengejar visi menjadi produsen cat terbesar dan terbaik di Indonesia. Strategi utama perusahaan bertumpu pada pengembangan digital dan ekspansi jaringan pemasaran.
“Pastinya kami akan terus mengembangkan digitalisasi bisnis kami melalui Envipedia Smart Business Platform,” kata Iwan.
Dia menjelaskan, Platform digital baru ini dirancang dengan tiga jalur pemasaran, yaitu Business to Business (B2B) melalui Envipedia Bisnis, Business to Consumer (B2C) melalui Envipedia Konsumen, dan kombinasi keduanya melalui Envipedia Loyalis. Strategi ini ditujukan untuk menciptakan manajemen operasional keuangan yang sangat efisien dan efektif.
“Kami Terus berupaya untuk mengembangkan cabang-cabang menuju ke minimal 150 cabang di seluruh Indonesia. Saat ini sudah 126 cabang,” ungkapnya.
Disisi lain, Iwan menyebut, berdasarkan survei internal, produk Indaco masih memiliki posisi makin kokoh di pasar domestik.
“Merek cat dekoratif kelas medium Envi saat ini sudah mengambil posisi minimal nomor tiga di Indonesia untuk gabungan cat tembok, kayu, dan besi,” urainya.
Iwan mengakui tantangan berat dari sektor industri semakin sulit, Meskipun memiliki peluang pertumbuhan besar. Dia menyebut industri cat nasional saat ini mengalami kondisi yang mengkhawatirkan.
“Posisi demand dan supply untuk industri cat Indonesia lumayan mengkhawatirkan karena over supply. Karena banyak sekali ada investasi perusahaan cat asing yang masuk,” bebernya.
Untuk menghadapi kondisi over supply yang dipicu oleh ekspansi produsen asing dan lokal ini, Iwan menyatakan solusi utama mereka adalah efisiensi.
“Kami selalu berantisipasi karena balik lagi kami melakukan digitalisasi bisnis kami sehingga manajemen kami jauh lebih efisien dan efektif. Kemudian kunci untuk meraih pertumbuhan bisnis penjualan ada di jaringan pemasaran,” katanya.
Indaco berharap produknya akan semakin diminati masyarakat Indonesia dan bahkan internasional karena menawarkan nilai terbaik (value for money), ramah lingkungan, dan user friendly.
VA PAULO /*

