Owner Wong Solo Grup Berbagi Cerita Mengelola 8 SPPG dan Jadi Konsultan Ribuan SPPG

Foto : Dokumentasi

SOLO, SUARASOLO.id – Pengalaman Owner Wong Solo Grup, H Puspo Wardoyo memberi inspirasi bagi para pengusaha yang mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pemilik 8 SPPG yang tersebar di Kota Solo, Boyolali dan Sukoharjo tersebut memastikan bisnis penyediaan Makan Bergizi Gratis (MBG), menguntungkan.

Hal itu dijalani setelah satu tahun mengelola 8 SPPG. Pengusaha yang cukup lama menekuni di bidang kuliner tersebut juga mengajak para pengusaha yang mengelola program MBG, harus kompak, saling mendukung, saling menguatkan agar SPPG yang diperuntukkan bagi anak-anak sekolah dan lainnya dapat bermanfaat dengan baik.

“Jangan sampai ada lagi masalah-masalah yang selama ini muncul, seperti keracunan dan permasalahan lain,” terang Founder Pabrik Makanan Siap Saji MakanKu tersebut di acara 1 tahun menyambut pelaksanaan MBG di Kalipepe Land, Jumat (16/1) malam.

Acara tersebut mengundang
Mayjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha selaku Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan di Badan Gizi Nasional (BGN), Owner D’Lawu Bistro & Mountain Cottage yang juga pengelola belasan SPPG, Dr Katno Hadi SE, MM, MH, Bupati Boyolali, Agus Irawan, serta ratusan pengusaha yang turut mengelola SPPG dari berbagai daerah hingga para guru, kepala sekolah sebagai penerima manfaat.

Sebagaimana yang dilakukan Puspo Wardoyo selama ini untuk mendirikan SPPG di berbagai tempat, banyak untungnya. “Meski diawal banyak mengalami berbagai kendala, seperti biaya operasional pelaksanaan SPPG yang beberapa bulan belum bisa diklaimkan,” urainya.

Meski pelaksanaan program MBG diawal ada kendala termasuk belum adanya sistem yang memadai, keinginan Puspo Wardoyo mengelola SPPG tidak semata untuk menjalankan bisnis yang menguntungkan, namun dapat memberikan manfaat bagi ribuan anak-anak sekolah dan lainnya.

Tak hanya sebagai pengelola SPPG, Puspo Wardoyo di moment tersebut juga berbagi pengalaman yakni sebagai konsultan ribuan SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Konsultasi perihal makanan, hingga pada operasionalnya,” urainya.

Pada kesempatan itu, Dadang Hendrayudha mengapresiasi langkah yang selama ini dilakukan Puspo Wardoyo dan pengusaha lain yang mendukung program MBG. “Sebab pelaksanaan MBG menimbulkan multi efek yang sangat luar biasa bagi masyarakat,” tandasnya.

Sisi lain Deputi Pengawasan BGN juga mengutarakan bahwa pelaksanaan MBG tidak hanya untuk mencari keuntungan semata, namun demi mencapai tujuan yang mulia yakni kemanusiaan.

VA PAULO /*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *