Foto : Dokumentasi
LEMBANG, SUARASOLO.id – Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan (Kasespim) Lemdiklat Polri, Irjen Pol Midi Siswoko, meresmikan hasil program bedah rumah karya Peserta Didik (Serdik) Sespimti Polri Dikreg ke-35 di Kampung Sukamaju Barat, Desa Kayu Ambon, Kecamatan Lembang, Jumat (10/4).
Program ini menyasar kediaman Lili (73) dan Sumarsih (63), pasangan tunanetra yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang pijat. Sejak tahun 1983, keluarga ini tinggal di rumah bilik bambu yang lapuk dan tidak layak huni.
Rumah tersebut berada di Kampung Sukamaju Barat RT 02 RW 06, Desa Kayu Ambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Namun, hanya dalam waktu 13 hari, hunian tersebut kini telah bertransformasi total menjadi bangunan permanen berukuran 5×6 meter yang kokoh dan nyaman.
Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi para calon pemimpin Polri masa depan untuk mengasah sisi kemanusiaan dan empati sosial.
Dalam sambutannya, Irjen Pol. Midi Siswoko menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan strategi untuk menekan kerawanan sosial.

Midi meyakini bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat berbanding lurus dengan stabilitas keamanan.
”Salah satu faktor kerawanan sosial adalah kesejahteraan masyarakat. Di mana kesejahteraan itu naik, pasti kejahatan akan menurun,” terangnya.
“Sedikit banyak, kita sudah menyumbang agar faktor (kriminalitas) itu bisa kita hilangkan sedikit demi sedikit,” tambahnya.


Jenderal Bintang Dua itu juga berharap program ini menjadi pilot project atau contoh bagi lembaga pendidikan Polri lainnya.
Menurutnya, lembaga pendidikan (Lemdik) juga mampu memberikan kontribusi operasional yang berdampak langsung bagi warga, tidak hanya terbatas pada fungsi Polda atau Polres saja.
Kepada para Serdik Sespimti Dikreg ke-35, Kasespim menitipkan pesan mendalam agar kelak ketika menjadi jenderal, mereka tetap menjaga kedekatan dengan rakyat.
”Mohon doanya, beliau-beliau ini adalah calon-calon jenderal. Saya ingin mereka menjadi jenderal yang humanis, jenderal yang dekat dengan masyarakat, bukan hanya bisa menyuruh,” tandasnya.
“Dekati masyarakatmu, cintai masyarakatmu, insyaallah wilayahmu akan aman,” urainya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Kayu Ambon menyampaikan apresiasi yang mendalam atas bantuan yang diberikan.
Program bedah rumah ini diharapkan menjadi kenangan abadi bahwa Polri tidak diam dan senantiasa hadir di tengah kesulitan masyarakat sekitarnya.
Acara peresmian ini dihadiri pula oleh Kasesimti, sejumlah Widyaswara serta Serdik Sespimti Dikreg ke-35.
VA PAULO /*

