Sukses Gelar Sabuk Emas di Solo, ATI Bidik Kalipepe Land Jadi Arena Kejuaraan Tinju

Foto : Dokumentasi

SOLO, SUARASOLO.id —  Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Jawa Tengah sukses menggebrak panggung adu jotos lewat gelaran perebutan Sabuk Emas Gubernur Jateng dan Sabuk Emas ATI di Ballroom Pamedan, Hotel Sahid Jaya Solo, Sabtu (4/7) malam. Menangkap antusiasme penonton yang membeludak, ATI kini membidik destinasi wisata Kalipepe Land sebagai arena berikutnya demi menjaring bibit atlet go international.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat menyerahkan sabuk emas Gubernur kepada Ketua DPP ATI, Ester Situmorang dan Ketua DPW ATI Jateng, Asri Purwanti, di Hotel Sahid Jaya, Sabtu (4/7). (foto dokumentasi)

​Ketua DPW ATI Jateng, Asri Purwanti, menegaskan bahwa ajang bergengsi ini menjadi momentum krusial untuk membangkitkan kembali gairah olahraga tinju di Jawa Tengah yang sempat meredup.

​”Kami ingin olahraga tinju ini tidak tenggelam dan bisa kembali bangkit lagi,” ujar Asri di sela-sela acara, Sabtu malam.

​Kesuksesan event ini tidak lepas dari sinergi kuat antara berbagai instansi, mulai dari Pertina Solo, KONI, Bank Jateng, hingga manajemen Hotel Kusuma Sahid Jaya.

​Secara khusus, Asri mengapresiasi dukungan penuh dari Puspo Wardoyo, pengusaha kuliner nasional asal Solo yang menaruh kepedulian besar pada dunia tinju ini.

​”Kami mendapatkan dukungan sponsor yang sangat luar biasa dari Bapak Puspo Wardoyo. Walaupun beliau bergerak di bidang kuliner, namun kepeduliannya terhadap olahraga tinju ini sangat hebat. Ini juga sejalan dengan arahan dari Bapak Gubernur,” imbuh wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jateng tersebut.

​Sinyal positif dari laga ini membuat ATI Jateng langsung tancap gas. Asri membeberkan rencana besar untuk menggelar kejuaraan tinju secara rutin setiap tiga bulan sekali.

​Destinasi wisata Kalipepe Land yang terletak di perbatasan Boyolali-Karanganyar—yang juga milik Puspo Wardoyo—dilirik menjadi kandidat kuat arena pertandingan selanjutnya.

​”Kami berencana mengajukan proposal ke beliau. Harapannya ke depan bisa diadakan lagi event serupa di Kalipepe Land demi mencari bibit-bibit baru atlet Jawa Tengah,” jelas Asri.

​Wadah rutin ini nantinya tidak hanya memfasilitasi petinju profesional, tetapi juga membuka ruang bagi kelas amatir sebagai ajang edukasi dan pembinaan berjenjang. ATI Jateng berkomitmen untuk menampung para atlet amatir yang siap naik kelas ke jenjang profesional, dengan target melahirkan petinju tangguh yang mampu membawa nama Indonesia ke panggung dunia.

VA PAULO /*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *