Foto : Istimewa
KARANGANYAR, SUARASOLO.id – Penampilan Kesenian tradisional berupa Parade Reog dan Jaran Bigar meriahkan Perayaan Hari Jadi ke-108 Kabupaten Karanganyar yang digelar di Jalan Lawu, dari Papahan sampai Bejen pada Jumat 14 November 2025.
Ribuan masyarakat Karanganyar memadati jalan Lawu, jalan utama di Karanganyar untuk menyaksikan pertunjukan tersebut.
Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, SE, MM membuka Parade Reog dan jaran Bigar dengan memukul Gong, sebagai tanda dimulainya Parade Reog dan Jaran Bigar.
Dalam sambutannya, Bupati Rober menyampaikan bahwa HUT Karanganyar, bukan hanya milik Pemda atau milik ASN, tetapi milik lapisan masyarakat semuanya.


“Ini adalah wujud kita membangun rasa sesarengan mbangun karanganyar, dan membangun nilai gotong royong. Dan ini terbukti pada sore hari ini, APSI menggelar parade sound terpanjang mulai dari Papahan sampai Bejen, Paguyuban Reog dan Jaran Bigar, dan semuanya hadir memenuhi Jalan Lawu ini ,” kata Bupati Rober.


Bupati Rober menambahkan pada hari ini, akan dipecahkan Rekor MURI sound sistem pararel terpanjang, sejauh 5 KM mulai dari Papahan sampai Bejen.
“Acara ini menanamkan nilai-nilai gotong-royong di Kabupaten Karanganyar, dalam rangka sesarengan mBangun Karanganyar. Ini bukan mewah-mewahan, tetapi memunculkan nilai-nilai budaya, bahwa Jaran Bigar ini kesenian asli dari Karanganyar, ” katanya.


Bupati Rober juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyenggaraan agenda budaya tersebut.
“Semoga di Hari Ulang tahun yang ke-108 akan menjadikan Kabupaten Karanganyar lebih hebat, lebih sejahtera rakyatnya dan semuanya yang terbaik untuk Kabupaten Karanganyar. Saya doakan semoga guyub rukun, gotong royong dan warga masyarakat semuanya hebat dan berkembang baik,” tambah Bupati Rober.
VA PAULO

