200 Jamaah Umrah Asal Solo Masih di Makkah Saat Konflik Iran-Israel Memanas, DPD LDII Pastikan Keamanan

Foto : Dokumentasi

SOLO, SUARASOLO.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Surakarta terus memantau kondisi 200-an jamaah umrah asal Solo yang saat ini masih berada di Tanah Suci.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya tensi geopolitik akibat konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran yang turut berimbas pada situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Jaminan keamanan para jamaah, menurut Ketua LDII Kota Solo, Muhammad Zain SH MH, hingga kini masih terjaga, meski ada rasa kekhawatiran akibat perang AS-Israel Vs Iran yang berimbas di Arab Saudi.

Muhammad Zain. Foto : Dokumentasi

Ketua DPD LDII Kota Surakarta yang juga berprofesi sebagai advokat tersebut menyatakan telah mengumpulkan para pengelola travel umrah (PPIU) yang memberangkatkan warga LDII. Pemantauan difokuskan pada pemutakhiran data jamaah dan koordinasi rutin dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh maupun Konsulat Jenderal di Jeddah.

“Memang kemarin kita sudah menerima laporan dari PPIU, jamaah warga LDII yang di sana kita suruh mendata. Kita terus minta pengelola travel punya peran aktif mengamankan jamaah dan memberikan informasi terbaru ke pihak keluarga,” kata Muhammad Zain disela penyelenggaraan media gathering dan buka puasa bersama awak media di Meeting Room Yayasan Pendidikan Budi Utomo, Skip, Kadipiro, Banjarsari, Solo, Jumat (6/3).

Zain menjelaskan, hasil pemantauan menunjukkan jamaah yang menggunakan maskapai penerbangan langsung (direct) seperti Garuda Indonesia, Lion Air, dan Saudi Airlines tidak mengalami hambatan. Kendala kepulangan hanya sempat dialami oleh maskapai yang menggunakan sistem transit, namun sebagian besar jamaah asal Solo telah diarahkan menggunakan rute langsung.

“Kalau tiga maskapai Indonesia yang direct itu tidak terkendala. Kemarin kita cek rata-rata jamaah kita kepulangannya memakai Lion, Garuda, dan SV (Saudi Airlines), jadi alhamdulillah tidak sampai tertahan di sana,” terangnya.

Melalui upaya pemantauan ini, LDII Surakarta mengimbau kepada 200-an jamaah yang masih berada di makkah dan Madinah agar tidak panik dan tetap fokus menjalankan ibadah. Hingga saat ini, laporan dari lapangan menunjukkan aktivitas ibadah berjalan aman dan lancar meski terdapat rencana jamaah yang akan menetap hingga hari raya Idul Fitri.

“Kami berikan arahan supaya jamaah tidak panik. Selama pemerintah Arab Saudi mengatakan aman, insya Allah jamaah kita juga aman. Kami sebagai pengurus terus memantau dan memberikan hati yang besar bagi keluarga di rumah,” pungkasnya.

VA PAULO /*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *