Foto : Pemkot Salatiga
SALATIGA, SUARASOLO. id – Pemerintah Kota Salatiga terus bergerak cepat dalam mematangkan seluruh aspek persiapan menjelang terselenggaranya gelaran bergengsi Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Salatiga. Upaya ini ditegaskan melalui rangkaian peninjauan dan pemantauan intensif yang dilakukan di berbagai titik strategi kota.
Pada Senin (20/04/2026), Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., memimpin langsung peninjauan di Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi secara teknis oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinnaker).

Fokus utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan kelayakan kondisi bangunan serta kelengkapan sarana dan prasarana yang ada. Peninjauan ini dianggap krusial mengingat Gedung Dekranasda diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas pendukung penting dalam menyambut utusan kota dari seluruh Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Robby menyampaikan bahwa Gedung Dekranasda yang berlokasi di Jalan Sukowati Nomor 7 memiliki potensi besar, baik dari sisi ekonomi maupun budaya.
Ia berharap keberadaan Dekranasda dapat dimaksimalkan sebagai etalase produk unggulan daerah dalam menyambut tamu APEKSI.

“Gedung Dekranasda ini memiliki potensi yang luar biasa. Bangunannya bersejarah dan perlu kita rawat dengan baik. Memang masih ada beberapa bagian yang perlu direnovasi dan itu akan terus kita upayakan. Namun, dalam rangka menyambut APEKSI, kita maksimalkan apa yang dapat dipersiapkan. Ke depan, revitalisasi akan terus disempurnakan,” ujarnya.
Usai dari Dekranasda, Wali Kota yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup melanjutkan monitoring ke kawasan gerbang masuk Kota Salatiga di sepanjang Jalan Fatmawati, Kelurahan Blotongan.
Peninjauan ini difokuskan pada penataan kawasan agar memberikan kesan pertama yang baik bagi para tamu yang akan hadir.
“Ini merupakan titik masuk Kota Salatiga dengan ikon ‘Salatiga Smart’. Sangat disayangkan jika kondisinya kurang terawat. Saya minta dilakukan pembersihan dan pengecatan ulang agar lebih menarik, serta revitalisasi lampu agar berfungsi optimal, baik untuk penerangan maupun estetika. Jika ada yang rusak, segera diperbaiki atau diganti,” tegasnya.
Selain itu, Wali Kota juga menyoroti keberadaan jalur pemandu (guiding block) di trotoar yang diperuntukkan bagi penyandang tunanetra. Ia meminta agar dilakukan kajian ulang terhadap penempatannya, mengingat masih terdapat beberapa elemen seperti tiang lampu maupun ornamen yang mengganggu fungsi jalur tersebut.
Melalui kegiatan monitoring ini, Pemerintah Kota Salatiga berupaya memastikan seluruh aspek kesiapan kota, mulai dari infrastruktur, estetika kawasan, hingga fasilitas pendukung, dapat terpenuhi secara optimal dalam menyambut pelaksanaan APEKSI.
V.M. RISTO /*

