Foto : Humas Jateng
BREBES, SUARASOLO.id – Investasi sektor padat karya di Jawa Tengah terbukti menjadi instrumen vital dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu bukti nyatanya ditunjukkan oleh PT Gold Emperor Indonesia di Kabupaten Brebes yang kini menampung ribuan pekerja lokal.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya peran sektor industri ini saat melakukan kunjungan kerja ke pabrik tersebut pada Kamis (7/5/2026). Dalam kunjungannya, Luthfi memantau langsung proses produksi dan berdialog dengan para buruh di lantai pabrik.
Diperusahaan tersebut, Ia berkeliling ke tempat produksi dan menyapa para karyawan yang tengah bekerja. Sambutan dari para karyawan sangat hangat dan banyak yang mengaku senang kerja di perusahaan tersebut.

“Kita cek salah satu karyawan tadi, ada yang dapat uang lembur sampai Rp4 juta. Ini sudah cukup bagi mereka,” ujar Luthfi disela tinjauan.
Investasi padat karya seperti ini adalah kunci untuk menciptakan lapangan kerja massal, yang secara langsung berdampak pada penurunan angka kemiskinan di daerah.
Hingga saat ini, PT Gold Emperor Indonesia tercatat telah menyerap sedikitnya 4.044 tenaga kerja. Kehadiran perusahaan ini disambut positif oleh warga sekitar. Banyak karyawan mengaku terbantu secara ekonomi dan merasa nyaman bekerja di perusahaan tersebut karena iklim kerja yang kondusif.


Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus menjaga iklim investasi yang sehat guna menarik lebih banyak perusahaan padat karya ke wilayah-wilayah dengan tingkat pengangguran yang masih memerlukan perhatian khusus.
“Kami melakukan pengecekan di PT Gold Emperor Indonesia yang sifatnya padat karya. Karyawannya sekitar 4.044 orang dengan produksinya berupa alas kaki atau sepatu yang diekspor ke banyak negara,” kata Luthfi disela tinjauan.
PT Gold Emperor Indonesia merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang berpusat di China. Realisasi investasi perusahaan tersebut dari 2024-2025 mencapai Rp1,65 triliun. Ada kemungkinan nilai investasi perusahaan tersebut masih akan bertambah melihat kondisi saat ini yang dapat dikatakan stabil di Jawa Tengah.

Tingginya investasi itu, lanjut Luthfi, akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Brebes dan Provinsi Jawa Tengah.
Investasi yang masuk juga akan menambah peluang lapangan pekerjaan. Sehingga mendukung penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jawa Tengah. Secara tidak langsung juga akan memangkas angka kemiskinan. Apalagi saat ini juga telah didorong untuk adanya kawasan industri di Kabupaten Brebes.
Untuk itu, Ahmad Luthfi akan terus mengembangkan dukungan terkait penyediaan tenaga kerja kompetitif melalui sekolah vokasi, politeknik, hingga balanlatihan kerja (BLK).

“Kita akan manfaatkan BLK dan sekolah vokasi agar dapat menyediakan tenaga kerja yang kompetitif,” katanya.
Salah seorang karyawan, Tri Dewi Martini, mengaku sangat senang bekerja di PT Gold Emperor Indonesia. Selain gaji yang sudah sesuai dengan upah minimum kabupaten/kota (UMK), ia juga mendapatkan banyak fasilitas seperti BPJS dan uang makan.
“Banyak sukanya di sini, banyak lemburan, banyak cuannya. Gaji UMR, tambahannya dari lemburan setiap harinya. Kita lima hari kerja, Sabtu dihitungnya lembur. Terus ada juga tunjangan kehadiran, jadi kalau berangkat terus dapat bonus uang kehadiran,” ujar Tri yang sudah bekerja selama 1,5 tahun di perusahaan tersebut.
Di tengah banyaknya investasi dan industri yang berkembang, Tri berharap Brebes dan Jawa Tengah bisa lebih maju lagi.
VA PAULO /*

