Foto : Dokumentasi
SOLO, SUARASOLO.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta resmi mempercepat pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) untuk memilih ketua PWI yang baru. Agenda penting bagi insan pers Solo Raya ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, bertempat di Gedung Monumen Pers Nasional.
Keputusan percepatan ini diambil menyusul ditariknya Ketua PWI Surakarta periode 2022–2027, Anas Syahirul Alim, ke dalam jajaran kepengurusan PWI Pusat. Berdasarkan aturan internal organisasi, pengurus dilarang keras merangkap jabatan di tingkat cabang dan pusat secara bersamaan.
Keputusan final tersebut disepakati dalam rapat pleno di Sekretariat PWI Surakarta, Sabtu (9/5/2026), yang dihadiri oleh 14 pengurus aktif. Langkah ini diambil demi memastikan roda organisasi tetap berjalan sesuai koridor Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT).

Ketua Steering Committee (SC), Budi Santoso, menegaskan bahwa transisi kepemimpinan ini adalah bentuk kepatuhan organisasi terhadap mekanisme yang berlaku.
“Ketika ketua cabang masuk kepengurusan pusat, maka organisasi di daerah harus segera menyesuaikan. Konfercab ini bentuk tanggung jawab organisasi agar roda kepemimpinan tetap berjalan sesuai PD/PRT PWI,” ujar Budi.
Meski dipercepat dari jadwal asli tahun 2027, panitia tetap memberikan ruang bagi pengurus saat ini untuk menuntaskan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dalam kurun waktu satu bulan ke depan.

Rapat tersebut dihadiri 14 pengurus aktif di antaranya Herman AR, Subakti A Sidiq, Budi Santoso, Andjar HW, Joko Sardjono, Bambang Sugeng, Anindito AN, Sri Hartanto, Wiwid Widaningsih, Asep Abdullah R, Bramantyo, Langgeng Widodo, Ahmad Khalik, dan Vitriana Dhessy.
Selain itu, rapat menetapkan susunan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) sebagai perangkat utama pelaksanaan Konfercab.
Wartawan senior sekaligus Ketua Steering Committee (SC), Budi Santoso, dipercaya memimpin SC dengan anggota Anindito AN, Subakti A Sidiq, Bambang Sugeng, Djoko Sardjono dan Begog Djoko Winarso.
Sementara susunan Organizing Committee (OC) dipimpin Bramantyo sebagai ketua, didampingi Langgeng Widodo sebagai wakil ketua.
Posisi sekretaris dipercayakan kepada Vitriana Dhessy, wakil sekertaris Asep Abdullah R dan bendahara dijabat Wiwid Widaningsih.
Lebih dari sekadar suksesi figur, Budi Santoso berharap Konfercab ini menjadi momentum konsolidasi bagi para jurnalis. Terlebih, tantangan dunia pers saat ini semakin berat dengan adanya disrupsi digital dan banjir informasi di media sosial.
“Pers sekarang menghadapi tantangan besar, mulai dari disrupsi hingga tuntutan profesionalisme. Karena itu, PWI harus tetap solid dan independen melalui momentum Konfercab ini,” terangnya.
Hal senada dikemukakan anggota SC, Anindito AN. Dia menilai percepatan Konfercab justru menjadi momentum positif untuk memperkuat regenerasi di tubuh organisasi.
“Ini bukan soal cepat atau lambat, tapi bagaimana organisasi tetap sehat dan berjalan sesuai aturan. Regenerasi penting agar PWI Surakarta tetap dinamis dan mampu menjawab tantangan zaman,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris PWI Surakarta periode 2022-2027, Asep Abdullah R, memastikan seluruh tahapan Konfercab akan dilaksanakan secara terbuka dan sesuai mekanisme organisasi.
“Semua proses akan berjalan transparan dan mengedepankan musyawarah organisasi. Kami ingin Konfercab ini menjadi momentum menjaga marwah PWI sekaligus memperkuat kebersamaan wartawan di Solo Raya,” katanya.
Asep berharap pelaksanaan Konfercab mampu melahirkan kepemimpinan baru yang dapat menjaga soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan di Surakarta dan sekitarnya.
Konfercab kali ini diprediksi menjadi momentum penting sekaligus penentu arah baru organisasi wartawan di Kota Bengawan. Selain memilih kepemimpinan baru, konferensi juga akan menjadi ruang evaluasi terhadap perjalanan organisasi di tengah perkembangan cepat industri media digital yang kian masif.
VA PAULO /*

