FC Barcelona Juara LaLiga, Usai Bungkam Real Madrid di Stadion Spotify Camp Nou

Foto : Instagram FC Barcelona

BARCELONA, SUARASOLO.id – Pesta pora dan sorak sorai kebahagiaan menyelimuti kubu FC Barcelona tadi malam. Bukan sekadar memenangkan gengsi dalam duel El Clásico atas rival abadi mereka Real Madrid dengan skor 2 – 0, namun sekaligus menobatkan pasukan merah-biru sebagai raja sepak bola Spanyol musim 2025/2026.

Dan gelar tersebut diraih FC Barcelona, dalam dua musim beruntun, setelah tahun 2024/ 2025 lalu berhasil menyabet Gelar Juara.

Sejak peluit pertama dibunyikan, anak asuh Hansi Flick ( Pelatih Kepala Barcelona ) tampil dengan kepercayaan diri yang tinggi. Mereka mendominasi permainan penuh di hadapan pendukung sendiri.

Meski bermain di bawah harapan dan ekspetasi juara oleh pendukung mereka sendiri, lini tengah Barcelona berhasil mendikte tempo permainan.

Melalui permainan total dominasi yang diterapkan oleh Sang Entrenador, gawang yang dijaga oleh kiper senior Madrid, Thibaut Courtois, akhirnya jebol juga pada menit ke-9.

Melalui skema tendangan bebas terukur berjarang kurang lebih belasan meter dari gawang, sontekan kencang melengkung dari kaki kanan Marcus Rashford membuat seisi stadion bergemuruh. Skore 1-0 untuk Barcelona.

Raphinha & Lewandowski selebrasi setelah raih juara

Kendati sudah unggul satu gol dari rival abadi mereka, pasukan merah-biru sama sekali tidak mengurangi tempo permainan mereka.

Kombinasi apik antara solidnya lini belakang Barcelona, didukung kreativitas para gelandang tengah hingga disempurnakan oleh efektivitas para penyerang mereka kembali membuahkan hasil pada menit ke-18.

Ferran Torres kali ini yang mengukir namanya di papan skor setelah melesatkan tembakan keras terukur ke pojok gawang Courtois, sesaat setelah menerima umpan backheel cantik Dani Olmo. Dengan ini tim tuan rumah berhasil memperlebar jarak dari rival abadi mereka.

Real Madrid sejatinya sempat beberapa kali melakukan perlawanan melalui skema serangan balik yang mengandalkan kecepatan Vinicius Jr dan Gonzalo Garcia.

Namun sayang, dari total 8 tembakan yang mereka hasilkan sepanjang laga, tidak ada satupun yang memberikan ancaman berarti bagi gawang Barcelona. Hingga akhir peluit panjang dibunyikan, hasil 2-0 untuk kemenangan tuan rumah, tidak berubah.

Malam Yang Istimewa Bagi Semua Culers di Seluruh Dunia

Dengan kemenangan atas rival abadi mereka, Barcelona dipastikan mengunci gelar Liga Spanyol musim 2025/2026 dengan selisih 14 poin dari Real Madrid di peringkat kedua. Dan secara matematis, tidak dapat lagi dikejar mengingat liga musim ini menyisakan 3 pertandingan saja. Gelar Juara musim ini merupakan gelar LaLiga ke-29 bagi Barcelona.

R. Lewandowski dan Trophy LaLiga

Kalaupun mereka mampu menyapu bersih kemenangan pada 3 laga tersisa, mereka hanya akan memperoleh 9 poin yang artinya masih sangat jauh untuk bisa mengejar ketinggalan dari Blaugrana.

Kemenangan itu membuat Blaugrana mempertahankan dominasi mereka di kompetisi domestik dengan meraih trofi liga dua musim beruntun.

Ribuan suporter yang memadati stadion pun larut dalam pesta kemenangan setelah peluit panjang dibunyikan.

Pelatih Barcelona Hansi Flick

Namun, di balik euforia besar tersebut, ada kisah emosional yang menyelimuti pelatih Barcelona, Hansi Flick. Sang pelatih ternyata baru saja kehilangan ayahnya pada hari pertandingan berlangsung.

Meski tengah berduka, Flick tetap memilih mendampingi timnya dari pinggir lapangan dalam laga terbesar musim ini. Keputusan itu akhirnya berbuah manis setelah Barcelona tampil solid dan mampu mengatasi tekanan dari rival abadinya.

Hansi Flick mengaku pertandingan melawan Real Madrid menjadi salah satu momen yang tidak akan pernah ia lupakan sepanjang kariernya. Ia merasakan campuran emosi antara kesedihan mendalam dan kebanggaan besar terhadap timnya.

Pelatih asal Jerman tersebut tetap hadir di bangku cadangan meski sang ayah meninggal dunia pada Minggu dini hari waktu setempat. Situasi itu membuat kemenangan Barcelona terasa sangat emosional bagi dirinya.

Flick menilai para pemain Barcelona menunjukkan semangat luar biasa sepanjang pertandingan. Ia merasa timnya mampu memberikan respons sempurna di tengah tekanan besar El Clasico.

“Saya tidak akan pernah melupakan momen ini. Ini adalah hari yang sulit, ayah saya meninggal dunia tetapi tim ini fantastis dan saya senang. Mereka memberikan segalanya. Saya sangat bangga dengan para pemain saya,” serunya, dikutip dari Football Espana.

Keberhasilan menjuarai La Liga membuat Barcelona langsung menyiapkan pesta besar bersama para suporternya. Klub asal Catalunya itu dijadwalkan menggelar parade bus terbuka pada Senin waktu setempat.

Perayaan tersebut juga akan menjadi momen selebrasi gelar Piala Super Spanyol yang mereka raih pada Januari lalu. Menariknya, trofi tersebut juga didapat Barcelona setelah mengalahkan Real Madrid.

Meski demikian, belum ada kepastian apakah Hansi Flick akan ikut dalam parade juara tersebut. Sang pelatih kemungkinan segera kembali ke Jerman untuk berkumpul bersama keluarganya setelah kehilangan sang ayah.

Starting Line-up Barcelona vs Real Madrid
Barcelona (4-2-3-1): Joan Garcia (GK); Eric Garcia, Pau Cubarsi, Gerrad Martin, Joao Cancelo; Gavi, Pedri; Marcus Rashford, Dani Olmo, Fermin; Ferran Torres | Pelatih: Hansi Flick

Real Madrid (4-2-3-1): Thibaut Courtois (GK); Fran Garcia, Antonio Rudiger, Raul Asencio, Alexander Arnold; Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga; Vinicius Junior, Jude Bellingham, Brahim Diaz; Gonzalo Garcia | Pelatih: Alvaro Arbeloa.

V.M. RISTO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *