Ratusan Pereli Ramaikan Kejurnas Sprint Rally di Batang, Dongkrak Ekonomi dan Sport Tourism Jateng

Foto : Humas Jateng

BATANG, SUARASOLO.id— Lebih dari 110 pereli dari berbagai penjuru Indonesia memadati kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang untuk beradu kecepatan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4, Jumat (25/9/2026).

Penyelenggaraan seri kali ini sekaligus memperkenalkan lintasan baru sepanjang 5,3 kilometer yang menyuguhkan pemandangan langsung ke Laut Jawa.

Antusiasme peserta melonjak dibanding penyelenggaraan sebelumnya yang belum menembus angka 100 pereli. Deretan nama besar dan juara bertahan turut meramaikan ajang ini, termasuk pereli asal Kalimantan hingga Bintang Barlean dari Batam, Kepulauan Riau.

“Kali ini di Batang trek baru juga. Suatu hal yang menyenangkan bagi kami para driver kalau dibuatkan trek-trek baru,” ujar Bintang, pereli yang menargetkan gelar juara nasional Grup M musim ini. Ia menambahkan bahwa kesiapan fisik dan ketelitian pengecekan mobil menjadi kunci utama menaklukkan lintasan pesisir tersebut.

Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 ini diikuti lebih dari 110 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka antara lain dari Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Banten, Jambi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, hingga Kepulauan Riau.

Panitia menyebut jumlah peserta kali ini meningkat dibanding penyelenggaraan sebelumnya yang belum mencapai 100 peserta. Sejumlah nama dari luar Jawa, termasuk peserta asal Kalimantan dan juara bertahan tahun lalu, kembali turun dalam persaingan.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa kehadiran ratusan pereli membuktikan KEK Batang memiliki potensi multisektor. Kawasan ini tidak hanya dirancang sebagai pusat investasi dan logistik, melainkan juga destinasi unggulan untuk sport tourism.

“KEK Batang ini bukan hanya tempat investasi. Tidak hanya tempat logistik berkait dengan investasi, tapi juga ada pariwisata, yang di dalamnya ada sport tourism,” ujarnya.

Antusiasme peserta terhadap trek baru itu juga menjadi perhatian Gubernur Luthfi. Ia menyebut sudah ada keinginan agar seri berikutnya kembali digelar di Batang.

Ia berharap penyelenggaraan event olahraga ikut menggerakkan UMKM dan aktivitas ekonomi di sekitar Batang.

“Sehingga secara tidak langsung masyarakat akan terbantu. Tidak hanya hobi, tetapi juga sport tourism di wilayah Jawa Tengah, khususnya di Batang,” tandasnya.

VA PAULO /*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *