Akses Terputus Sejak 2020 Pulih, Kapolda Jateng Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Jabungan

Foto : Dokumentasi

SEMARANG, SUARASOLO.id — Sebanyak 1.500 warga Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, kini tak perlu lagi memutar sejauh dua kilometer untuk beraktivitas. Akses vital yang sempat terputus akibat diterjang banjir pada 2020 lalu resmi pulih setelah Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di RT 03/RW 01 Jabungan, Kamis (13/8/2026).

Peresmian jembatan ini terhubung dalam rangkaian peresmian serentak secara virtual yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari Kabupaten Lebak, Banten. Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polda Jateng beserta para tamu undangan.

Jembatan berukuran panjang 50 meter dan lebar 1,5 meter ini membentang di atas Sungai Kethekan, menghubungkan langsung Dukuh Salakan (RW 01) dengan Dusun Sidoro (RW 03). Kini, infrastruktur penyeberangan tersebut sudah aman dilalui oleh pejalan kaki, pengguna sepeda, hingga pengendara sepeda motor.

Pembangunan fisik jembatan berlangsung intensif selama kurun waktu 5 hingga 24 Januari 2026. Polda Jateng mengusung semangat gotong royong dengan melibatkan warga setempat secara langsung selama proses konstruksi.

Kembali beroperasinya Jembatan Merah Putih Presisi memangkas waktu tempuh warga secara signifikan. Kehadiran jembatan ini mengembalikan jalur utama masyarakat Jabungan menuju fasilitas pendidikan, tempat kerja, hingga pusat pelayanan publik yang sempat terhambat selama bertahun-tahun.

Ketua RW 01 Jabungan, Sumardi Gayer, mengapresiasi pembangunan kembali Jembatan Merah Putih yang dilakukan Polri. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi sekitar 1.500 warga dengan kembali tersedianya akses yang lebih dekat.

“Pembangunan jembatan ini sangat membantu masyarakat. Sebelum dibangun kembali, warga harus memutar sekitar dua kilometer. Sekarang akses menjadi lebih dekat dan memudahkan warga untuk beraktivitas, baik ke sekolah, tempat kerja maupun pelayanan masyarakat,” ungkap Sumardi.

Tidak berhenti pada pemulihan akses, dalam kesempatan tersebut Kapolda Jateng juga menyerahkan bantuan dan tali asih berupa sembako serta peralatan sekolah kepada perwakilan masyarakat setempat dan siswa-siswi SD Negeri Jabungan. Pemberian bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Polri sekaliguw wujud memberikan manfaat nyata, baik dalam mendukung mobilitas warga, kebutuhan mawsyarakat, serta dukungan terhadap aktivitas pendidikan anak-anak sekolah.

Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, pembangunan kembali Jembatan Merah Putih Presisi dan pemberian bantuan kepada masyarakat merupakan wujud kehadiran Polri yang berupaya memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

“Polri ingin kehadirannya benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Jembatan ini mengembalikan akses warga yang sempat terputus, sementara bantuan yang diberikan diharapkan dapat mendukung kebutuhan masyarakat dan pendidikan anak-anak di Jabungan,” terang Kombes Pol Yuliyanto.

VA PAULO /*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *