Foto : Humas Jateng
SEMARANG, SUARASOLO.id — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan pesta rakyat seru dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah. Mengusung tema “Gumregut Nyawiji”, perayaan tahun ini mengedepankan semangat kolaborasi dan gotong royong dengan menghadirkan deretan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Gerakan Pangan Murah, Job Fair, makan soto dan nasi tumpeng gratis, Jateng Sholawat, Jateng Run, hingga panggung hiburan rakyat tanpa dipungut biaya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, mengungkapkan bahwa filosofi Jawa “Gumregut Nyawiji” dipilih untuk menegaskan pentingnya bergerak bersama dalam membangun daerah.
“Semangatnya adalah bareng-bareng membangun Jawa Tengah. Ini selaras dengan arahan Pak Gubernur, bahwa kita harus berkolaborasi dengan semua pihak,” ujar Sumarno di Semarang, Kamis (13/8/2026).
Sumarno menambahkan agar manfaat perayaan ini dapat dirasakan secara merata, Pemprov Jateng sengaja menyebar titik lokasi acara. Tidak hanya terpusat di Kota Semarang, sejumlah agenda besar juga akan dihelat hingga ke Kabupaten Boyolali.

Rencananya, Pemprov Jateng akan menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Jadi yang diselenggarakan di Kabupaten Boyolali pada 19 Agustus 2026.
Untuk kegiatan di Boyolali, panitia menyajikan kuliner khas berupa 2.500 porsi soto Boyolali dan 2.000 porsi nasi tumpang secara gratis.
“Boyolali dikenal sebagai Kota Soto dan Kota Sambal Tumpang. Nanti setelah lari, masyarakat dan peserta bisa menikmati sekitar 4.500 porsi soto dan nasi tumpang gratis,” kata Sumarno.

Selain upacara, Pemprov Jateng juga menggelar Pameran UMKM pada 20–22 Agustus di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah. Pameran ini melibatkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dari berbagai wilayah.
“Volume kegiatan ini sangat besar, hampir semua halaman kantor gubernur penuh tenda. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan momen ini untuk hadir dan membela produk lokal,” ujar Sumarno.
Tidak hanya di kompleks Gubernuran, pusat kegiatan hiburan dan budaya juga difokuskan di kawasan PRPP Semarang. Berbagai perlombaan, atraksi seni budaya, hingga pertunjukan musik gratis untuk menghibur warga.

Di lokasi yang sama, Pemprov Jateng menyelenggarakan kegiatan Fun Run dengan rute melintasi kawasan wisata Puri Maerokoco.
Untuk melengkapi aspek spiritual, Pemprov Jateng juga menjadwalkan acara Jawa Tengah Bersholawat di halaman Kantor Gubernur sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Sumarno menegaskan, seluruh rangkaian acara ini disajikan dari dan untuk masyarakat. Selain memberikan hiburan, kegiatan ini diharapkan memberi dampak nyata bagi perekonomian daerah.
“Kami sangat berharap masyarakat hadir dan berpartisipasi. Event ini bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi kami ingin ada dampak ekonomi nyata, khususnya bagi pelaku UMKM di Jawa Tengah,” pungkasnya.
VA PAULO /*

